Sebuah rumah tempat Panglima Besar Jenderal Sudirman di Dusun Rembang, Desa Bantar Bara, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah, kini dijadikan monumen. Bahkan dalam waktu dekat, monumen itu akan dilengkapi diorama kepahlawanan bapak Tentara Nasional Indonesia.
Panglima Besar TNI Jenderal Sudirman, seorang bapak Tentara Nasional Indonesia yang memimpin perjuangan pada masa mempertahankan kemerdekaan berakhir disebuah dusun kecil di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, 29 Januari 1916. Disebuah rumah yang kini tampak sederhana.
Ditempat yang kini menjadi obyek wisata Monumen Sudirman ini, diruang belakang terdapat replika ayunan bayi yang berbuat dari bambu dan bok tempat tidur untuk Sudirman. Disampingnya sepasang meja kursi dan dua buah dipan, yang sering digunakan oleh Raden Cokro Sunaryo sang ayah untuk beristirahat.
Sementara di ruang depan, merupakan tempat untuk rapat para pejabat Kawedanan. Hanya sekitar 2 bulan bayi bernama Sudirman berada di rumah ini. Karena sang ayah kemudian pindah ke Cilacap. Komplek Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman yang terletak sekitar 26 kilometer kearah timur Purbalingga ini, telah beberapa kali dipugar.
Sedangka di sebelah rumah duplikat terdapat masjid yang masih di gunakan oleh masyarakat sekitar.bagi yang hoby membaca,di monumen juga tersedia perpustakaan yang lumayan lengkap.
Pada tahun 1979, dua buah meriam dan sebuah tank TNI Angkatan Darat, ditempatkan di gerbang masuk monumen. Didepan rumah terdapat relif yang mengambarkan perjuangan Jenderal Sudirman. Namun kini, obyek wisata ini relatif sepi dan jarang dikunjungi wisatawan.
Menurut Bupati Purbalingga, Triono Budi Sangsoko, Monumen Sudirman akan segera dilengkapi dengan diorama serta taman bermain anak-anak.
semoga agan-agan mau berkunjung ke sana guna meramaikan suasana selain itu juga bisa buat nambah ilmu pengetahuan lho....